Konfigurasi System Debian Part #4 : FTP Server

Hai binerian, kali ini mimin akan ngasih tutorial yang sangat menarik yaitu membuat sebuah FTP Server. FTP sendiri merupakan sebuah protokol yang digunakan dalam internet untuk berkirim file. Dalam pengaplikasiannya, FTP Server ini nantinya akan mirip seperti google drive pribadi anda. Sebelum lanjut ke tutorialnya, pastikan dulu kamu telah menyiapkan hal berikut :

  1. Sistem operasi Debian 10 yang sudah terinstall
  2. CD 2 Debian / setidaknya sudah menggunakan repository eksternal dan telah terhubung ke internet. Untuk panduan menambah repository dapat kamu kunjungin LINK INI

Jika telah siap, lanjut ke tahap eksekusi :

1. Masukkan CD 2 Debian ke dalam CD ROM

2. Ketikan perintah apt-cdrom add, perintah ini akan memasukkan CD 2 Debian ke dalam list repository

3. Lakukan update menggunakan perintah apt-get update

4. Lanjut ke tahap instalasi ftp dengan menjalankan perintah apt-get install proftpd -y

5. Jika anda mengeluarkan CD 2 Debian sistem akan meminta memasukkan CD 2 Debian. Masukkan CD lalu tekan enter

6. Tunggu proses instalasi selesai

7. Selanjutnya kita masuk ke tahap konfigurasi dengan mengubah file proftpd.conf . Disini anda dapat mengubah lokasi folder yang akan dibagikan serta port yang akan digunakan

8. Jalankan perintah nano /etc/proftpd/proftpd.conf

9. Cari baris DefaultRoot lalu ubah lokasi folder yang ingin dibagikan

10. Save hasil konfigurasi dengan menekan ctrl+x, lalu tekan y, lalu enter

11. Restart FTP Server dengan menjalankan perintah /etc/init.d/proftpd restart

12. Selanjutnya kita masuk ke tahap pengujian. Pengujian dapat dilakukan dengan cara membuka browser lalu masukan alamat ip server seperti berikut ftp://192.168.43.138 atau dengan menggunakan aplikasi filezilla. Lalu masukkan username serta password user yang anda gunakan pada Sistem Operasi Debian tersebut

Leave a Reply